Concorde Salah Satu Pesawat Tercepat Yang Gagal Berproduksi




Pada sore hari tepatnya pada tanggal 25 juli 2000, Pesawat Air France dengan nomor penerbangan 4590 telah meninggalkan bandara charles de gaulle di Paris, Francis untuk menuju ke bandara internasional JFK.

Pesawat yang terbang itu bernama Concorde yaitu salah satu pesawat supersonik berkecepatan tinggi dan pesawat tersebut tiba-tiba mengakhiri perjalanannya dalam kecelakaan yang tragis dan berapi-api. Sebelum terjadinya kecelakaan, pesawat Concorde dianggap sebagai salah satu pesawat yang paling aman di dunia. Tetapi rekam jejak yang di dapat tidak banyak membantu dalam penginvestigasi terkait penyebab dari kecelakaan pesawat
tersebut.

Dalam artikel ini kita akan membahas kisah tragis pesawat Concorde sebagai salah satu pesawat komersial tercepat di dunia yang pernah dibuat

Kisah pesawat Concorde ini dimulai dengan aliansi antara perancis dan inggris. Pada tahun 1960 perusahaan pesawat inggris ( British Aircraft Corporation) dan Perusahaan milik Prancis (Aerospatiale) bergabung untuk menciptakan pesawat supersonik. Inggris dan Prancis membangun 20 pesawat pertama dan diberi nama Concorde.

Mereka memilih nama Concorde bukan tanpa alasan, Nama Concorde berasal dari kata Prancis yang berarti ''Harmoni''. Nama ini digunakan untuk menyoroti upaya bersama dan kerja tim yang terlibat dalam pembangunan jet. Nama tersebut kemudian menjadi ikon identik dengan perjalanan udara berbasis supersonik.

Saat mulai beroperasi pada tahun 1969, pesawat tersebut tidak di komersial dan di buka untuk umum pada tahun 1976. Penerbangan dari paris ke brazil dengan jet supersonik mungkin terdengar bagus dan cepat, akan tetapi harga tiketnya tersebut tidak semurah pakian anda.

Tercatat, penerbangan pertama Concorde berlangsung dari london ke bahrain, penerbangan kedua dari paris ke rio. Pada hari-hari awalnya, seluruh maskapai penerbangan sangat terpesona dengan Concorde Karena desainnya yang ramping dan kecepatan yang tinggi itu akan sangat meyakinkan banyak orang maskapai bahwa pesawat tersebut akan menjadi pesawat masa depan dengan perjalanan udara yang paling aman dan cepat.

Namun seketika mereka dengan cepat mengubah keinginan mereka untuk memiliki dan mengakusisi pesawat Concorde tersebut, setelah mereka melihat label harganya karena ternyata biaya konstruksi lebih tinggi dari yang diharapkan. Dalam pengembangannya, Pesawat Concorde ini menelan biaya lebih dari 20 juta dolar pada tahun 1976 atau sekitar 97 juta dolar saat ini dan jika di rupiahkan setara dengan 1 Triliun dan Ini agak mahal untuk sebuah pesawat tapi setidaknya itulah harga sebenarnya dari pesawat Concorde

Walaupun mahal, Namun beberapa maskapai tetap membeli pesawat mahal ini yang kemudian mereka menggunakannya untuk mengangkut penumpang melintasi Atlantik dan hal itu sama sekali bukan pesawat mewah tapi itu tidak menghentikan maskapai dari melayani orang kaya.

Tiket pulang dari london ke new york bisa mencapai $80.000 dan harga itu hanya berlaku pada hari yang baik dan bisa jauh lebih mahal jika pada hari-hari tertentu. Hal tersebut tidak di permasalahkan oleh penumpang mengingat kecepatannya yang begitu tinggi dapat menyingkat waktu. Bepergian dengan cepat keseluruh dunia adalah salah satu dari banyak keuntungan yang dimiliki oleh pesawat ini. London ke New York dalam tiga jam mungkin terdengar akan sangat menyengkan.

Delta Wing pertama mencatat kecepatan tertinggi dari Concorde ini mencapai 1.354 mil per jam itu sama dengan dua kali kecepatan suara atau mach 2.04. Melakukan perjalanan dengan Pesawat Concorde Supersonic akan sangat menyenangkan meskipun terbang di udara dengan kecepatan 2 mach, bagi penumpang perjalanan dengan kecepatan tinggi cukup nyaman.

Tercatat beberapa penumpang Conncorde adalah para artis dan orang-orang terkenal seperti Rolling Stones Mick Jagger dan Keith Richards mendapat banyak kepuasan setelah melakukan perjalanan dengan pesawat ini, Selain itu selebrtiti seperti Barbra Streisand atau Richard Gere diketahui memesan sampai 2 penerbangan transatlantik. Saat berada di didalam pesawat supersonik ini, para selebriti akan menikmati berbagai macam hidangan yang sangat mewah seperti minum sampanye dan memakan kaviar.

Tidak lama sebelum tragedi terjadi seperti semua hal hebat lainnya, ketenaran Pesawat Concorde mulai memudar dan menjadi kurang populer seiring berjalannya waktu. Segalanya muncul setelah kecelakaan dahsyat pada tanggal 25 Juli 2000. Tragedi terjadi saat pesawat mulai lepas landas dari landasan pacu Bandara Charles de Gaulle.

Puing-puing dari pesawat lain yang baru lepas landas beberapa saat sebelumnya berserakan di landasan pacu. Akibatnya pesawat Concorde menabrak strip paduan titanium dan merusak Ban nya kemudian setelh itu pecah puing-puing dari ban terbang merusak sayap kiri pesawat. Suara Gema yang dihasilkan mengirim gelombang kejut ke seluruh badan pesawat dan menyebabkan tangki bahan bakar nomor 5 pecah dan kejadian itu merupakan awal pesawat tersebut mengalami kecelakaan.

Pesawat itu mengalami kegagalan mesin dan beberapa saat kemudian mesin ke 2 mengeluarkan api yang di akibatakan karena kebakaran di bagian tangki. Tapi sayangnya pesawat tersebut tidak bisa di turunkan karena sudah lepas landas dan kejadian itu hanya hanya berselang beberapa detik saja di udara.

Sayap kiri yang terbakar oleh api mulai hancur, sayap kanan membelokan pesawat lebih dari 100 derajat yang menyebabkan Kru kehilangan kendali. Kemudian Pesawat itupun jatuh dan menabrak hotel dan restoran, dalam insiden ini semua orang yang berada di pesawat tewas. Tercatat setidaknya 100 penumpang, 9 awak dan 4 orang di dalam pesawat kehilangan nyawa mereka pada hari itu. Bertahun-tahun kemudian sebuah penyelidikan mengungkap apa yang terjadi.

Empat hari sebelum kecelakaan, pesawat yang digunakan dalam penerbangan 4950 baru-baru ini mengalami perbaikan cepat. Itu dianggap sebagai pemeliharaan rutin agar awak dan kru pesawat siap untuk menerbangkan pesawat tersebut. Tidak diragukan lagi bahwa pesawat tersebut sudah sangat tua dan berpengalaman, telah tercatat hampir 12.000 jam terbang, 4.900 lepas landas dan mendarat dalam kariernya yang panjang.

Kecelakaan fatal dari Air France 4950 tidak menjadi akhir dari penyelidikan. Segera setelah insiden tersebut 13 armada yang tersisa menjalani pemeriksaan menyeluruh setelah penyelidik kecelakaan itu. Penyidik menemukan beberapa masalah pada desain yang terlalu signifikan. Akibatnya Maskapai penerbangan perlu menghabiskan banyak uang untuk memodifikasi pesawat, seperti menambahkan kandungan bahan bakar ke dalam campuran.

Penyelidikan lebih lanjut ke penerbangan 4590 mengakibatkan pengadilan Prancis menjatuhkan vonis bersalah atas pembunuhan tidak disengaja kepada maskapai penerbangan Continental Airlines pada tahun 2010. Pengadilan meminta mereka bertanggung jawab atas semua kematian yang terjadi di pesawat tersebut. Akan tetapi, terlepas dari harga bahan bakar dan biaya pemeliharaan yang sangat tinggi pesawat Concorde tetap terbang mengudara sampai dunia berubah.

Terlepas dari tragedi 25 Juni jatuhnya Air France 4590 bukanlah katalis yang benar untuk jatuhnya Concorde. Profesor Chris Ivory mengatakan kepada Atlantic pada tahun 2015 bahwa kecelakaan yang terjadi pada Concorde itu adalah waktu yang tepat untuk mengakhirinya tanpa harus memalukannya.

Serangan 11 september 2001 di kota new york mengubah dunia penerbangan selamanya. Beberapa tahun berikutnya jumlah penumpang mengalami penurunan tajam dan pada tanggal 10 April 2003 British Airways dan Air France mempensiunkan jet supersonik tersebut. Hampir tiga dekade setelah peluncuran pertamanya itu.

Kecelakaan tahun 2000 mungkin satu-satunya insiden fatal yang melibatkan Concorde, tetapi itu bukan pertama kali terjadi. Dilihat dari segi desain pesawat ini memiliki catatan keamanan yang sangat baik akan tetapi kegagalan strukturalnya menyebabkan beberapa kecelakaan lain

Selama perjalanannya, pada tahun 1989 kulit yang menutupi ekor pesawat kemudian terkelupas seluruhnya karena masalah kelembaban sesaat sebelum lepas landas. Selain dari masalah sepele ini, penyebab jatunya pesawat Concorde ituu juga ternyata akibat dari konstruksi kemudi yang buruk.

Pada tahun 1992 penerbangan dari London ke New York mengalami serangkaian geteran dan getaran yang serupa akibat suara getaran

Ide di balik Concorde sangat bagus sebagai salah satu jet supersonik yang akan menjadi masa depan perjalanan udara. Namun kenyataannya dari situasinya tidak menguntungkan sama sekali. Kecelakaan dan beberapa masalah struktural tentu saja berkontribusi pada jatuhnya pesawat.

Tetapi untuk biaya produksi dan biaya perawatan yang tinggi akhirnya menyebabkannya penurunan secara permanen. Karena biayanya yang tinggi, pesawat Concorde tersebut tidak pernah menguntungkan. Itu tidak mengherankan bila anda mempertimbangkan biaya lebih dari 1,5 miliar dolar untuk di kembangkan.

Warga negara Inggris dan Prancis membantu menanggung sebagian beban pajak untuk pesawat itu. tetapi pada akhirnya kehilangan banyak uang selama enam tahun pertama operasinya dan ternyata pesawat tersebut membutuhkan begitu banyak bahan bakar.

Pesawat Concorde membuat mobil SUV terlihat seperti mobil listrik dalam hal konsumsi bahan bakar. Di bandingkan dengan boeing 747 dan 707, Concorde menggunakan satu ton bahan bakar dan Concorde membakar 89.000 liter bahan bakar untuk 100 penumpang selama perjalanan biasa.

Pesawat Boeing 747 di sisi lain hanya menggunakan 59.000 liter untuk empat kali lebih banyak penumpang yang terbang ke tempat yang sama ketika krisis minyak melanda pada tahun 1977 itu hanya memperburuk keadaan menjadi pesawat supersonik datang dengan beberapa kekhawatiran lainnya juga.

Gelombang Supersonik yang di hasilkannya menimbulkan beberapa kekhawatiran di antaranya adalah kelompok-kelompok protes di new york untuk artikel 8 Februari 1976 di new york times, Metro Suburban Aircraft Noise Assciataion kebisingan pesawat pinggiran kota metro menyatakan keprihatinan tentang suara lepas landas concord yang empat kali lebih keras daripada boeing 747.

ledakan sonik pesawat diproduksi saat dalam penerbangan juga menyebabkan kerusakan lingkungan dan kanker kulit. Asosiasi kebisingan mengirim lebih dari 8.000 surat ke protes gubernur new york saat itu. pesawat diizinkan mendarat di bandara namun mereka berjanji agar tidak mengganggunya

Belum ada Komentar untuk "Concorde Salah Satu Pesawat Tercepat Yang Gagal Berproduksi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel